Mengelola Jaringan di Linux: Konfigurasi, Troubleshooting, dan Tips Penting
Kalau lo pakai Linux, cepat atau lambat lo bakal ketemu sama konfigurasi jaringan. Entah itu buat nyambungin server ke internet, setting IP, atau troubleshoot koneksi yang tiba-tiba mati.
Linux dan Jaringan
Berbeda dengan Windows yang serba GUI, di Linux banyak hal dilakukan lewat terminal, dan kalau lo paham caranya, semuanya jadi lebih fleksibel dan cepat.
Mode Koneksi: NAT vs Bridge Adapter di VirtualBox
Buat yang belajar Linux di VirtualBox, lo bakal ketemu dua mode jaringan utama:
- NAT (Network Address Translation) → Mesin virtual bisa akses internet, tapi nggak bisa diakses dari luar.
- Bridge Adapter → Mesin virtual bakal dapet IP dari router yang sama dengan host, jadi bisa diakses dari jaringan yang sama.
Kalau lo cuma butuh internet di Linux VM lo, NAT udah cukup. Tapi kalau mau akses dari perangkat lain di jaringan lokal, pilih Bridge Adapter.
Cek Koneksi Internet di Linux
Salah satu perintah paling sering dipakai buat cek koneksi internet di Linux adalah ping. Contohnya:
- ping google.com
Kalau ada respon, berarti koneksi internet aman. Kalau nggak ada, bisa jadi ada masalah di jaringan.
Buat cek IP yang lo dapet dari jaringan:
- ip a
Atau kalau pakai sistem yang lebih lama:
- ifconfig
Buat liat gateway dan DNS yang lo pakai:
- ip routecat /etc/resolv.conf
Mengatur IP Address di Linux
Kalau lo mau pakai IP statis daripada DHCP (otomatis dari router), lo harus setting secara manual. Misalnya di Ubuntu/Debian, edit file konfigurasi jaringan:
- sudo nano /etc/netplan/01-netcfg.yaml
Lalu masukkan konfigurasi berikut:
network:
version: 2
ethernets:
eth0:
addresses:
- 192.168.1.100/24
gateway4: 192.168.1.1
nameservers:
addresses: [8.8.8.8, 8.8.4.4]
Simpan file, lalu jalankan:
- sudo netplan apply
Kalau lo pakai sistem berbasis CentOS/RHEL, file konfigurasi ada di:
- /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
Troubleshooting Jaringan di Linux
Kadang jaringan Linux bisa tiba-tiba bermasalah. Kalau lo ngalamin itu, coba langkah-langkah ini:
- Cek apakah jaringan aktif: nmcli device status Kalau statusnya disconnected, berarti koneksi belum tersambung.
- Restart layanan jaringan:sudo systemctl restart NetworkManager
- Lepas dan sambungkan ulang koneksi:sudo nmcli connection down eth0 && sudo nmcli connection up eth0
- Cek apakah ada firewall yang ngeblok koneksi:sudo ufw statusKalau firewall aktif, coba matikan sementara: sudo ufw disable
Kalau setelah semua langkah itu jaringan masih bermasalah, bisa jadi ada kendala di level router atau penyedia layanan internet.
Kesimpulan
Linux punya kontrol penuh atas jaringan, dan kalau lo paham dasarnya, troubleshooting bakal jauh lebih gampang.
Dari cek koneksi dasar pakai ping, setting IP statis, sampai ngecek firewall, semua bisa dilakukan lewat terminal.
Jadi, kalau suatu hari jaringan lo bermasalah, lo nggak perlu panik—cukup buka terminal, jalankan beberapa perintah, dan masalah bisa langsung ketemu!

Posting Komentar