Mengenal Dasar-Dasar Linux: Struktur Sistem & Perintah Wajib yang Harus Dikuasai
Buat yang baru masuk dunia Linux, pasti ada momen bengong liat tampilan terminal hitam dengan teks putih berkedip-kedip.
Tenang, ini bukan layar error, tapi justru inti dari Linux: sistem berbasis perintah yang powerful banget.
Bedanya sama Windows? Kalau di Windows semua serba klik, di Linux semuanya bisa dikontrol lewat baris perintah.
Kesan pertama mungkin kelihatan ribet, tapi kalau udah paham dasarnya, lo bakal sadar kalau Linux itu justru simpel dan efisien.
Struktur Sistem Linux: Perkenalanlan Folder-Folder Penting
Kalau di Windows lo biasa nemu folder C:, tapi kalau di Linux struktur direktori sedikit berbeda.
Semua file dan folder dalam Linux berawal dari root directory atau "/".
Dari sini, semuanya bercabang jadi beberapa direktori penting yang masing-masing punya fungsi spesifik.
- /home → Tempat semua file user disimpan. Kalau di Windows, ini mirip folder "Users".
- /etc → Isinya file konfigurasi sistem. Jangan asal utak-atik kalau belum paham.
- /var → Penyimpanan log dan file sistem yang berubah-ubah.
- /bin & /sbin → Folder yang berisi perintah-perintah dasar yang bisa dieksekusi.
- /mnt & /media → Tempat buat mounting perangkat eksternal kayak flashdisk atau hard drive.
Paham struktur ini bakal bantu banget buat navigasi dan troubleshooting di Linux.
Perintah Dasar Linux yang Harus Dikuasai
Oke, sekarang saatnya masuk ke perintah-perintah dasar.
Sebenarnya ini cuma tools buat navigasi dan manajemen file, tapi tanpa ini, pakai Linux bakal terasa kayak nyasar di kota tanpa peta.
Navigasi File & Direktori
- ls → Buat liat isi folder. Kayak "dir" di Windows.
- cd → Pindah ke folder lain. Misal:
- cd /home (masuk ke folder home)
- pwd → Cek lo lagi ada di folder mana.
- mkdir → Bikin folder baru.
- rm → Hapus file atau folder (hati-hati, nggak ada Recycle Bin di sini!).
Manipulasi File
- cp → Copy file atau folder.
- mv → Mindahin atau rename file.
- touch → Bikin file kosong.
- cat → Lihat isi file langsung di terminal.
Manajemen User & Hak Akses
- whoami → Liat lo lagi login sebagai user siapa.
- sudo → Jalankan perintah sebagai administrator (root).
- chmod → Ubah izin akses file.
- chown → Ubah kepemilikan file atau folder.
Kenapa Harus Paham Perintah Terminal?
Linux memang bisa dipakai dengan tampilan grafis, tapi kalau lo mau jadi power user, terminal adalah senjata utama.
Banyak hal yang bisa dilakukan lebih cepat pakai perintah dibanding klik-klik di GUI. Misalnya, kalau mau install software di Ubuntu cukup ketik:
- sudo apt install nama-software
Nggak perlu buka browser, cari installer, klik next-next, dan tunggu proses setup. Efisien banget, kan?
Kesimpulan
Linux itu bukan sekadar sistem operasi, tapi cara baru buat mengelola komputer dengan lebih bebas dan fleksibel.
Memahami struktur sistem dan perintah dasar adalah langkah pertama buat jadi pengguna Linux yang sesungguhnya.
Kalau udah terbiasa, lo bakal sadar kalau ternyata dunia di luar Windows itu lebih luas dan menarik.
Jadi, siap eksplor lebih dalam?

Posting Komentar