Laptopnya Pebisnis Cerdas: ASUS ExpertBook B1402, Ringan, Canggih, dan Aman Sekali
Ada kalanya kita merasa, “Laptop gue kayaknya udah mulai ngos-ngosan deh…”, padahal baru dipakai buat buka Excel dan video call.
Kalau kamu seorang pebisnis, atau setidaknya mengaku-ngaku produktif, mungkin sudah waktunya ganti perangkat tempur.
Tapi tunggu dulu, jangan asal pilih. Di era digital yang makin cerewet soal keamanan dan efisiensi, kamu butuh laptop yang bukan cuma ngebut, tapi juga tahan banting dan—ini yang jarang—peduli pada keamanan data kamu.
Masuklah si jagoan baru dari ASUS: ExpertBook B1402 (atau B1402CBA, biar lebih teknikal sedikit).
Dari luar memang tampak seperti laptop pada umumnya. Tapi seperti pepatah lama yang suka muncul di caption Instagram motivasi: “Don’t judge a book by its cover.”
Ringan tapi Bukan Ringkih
Bobotnya cuma 1,3 kg. Kalau kamu terbiasa bawa laptop ke mana-mana, ini seperti mengganti ransel penuh beban skripsi dengan clutch bag.
Tipisnya hanya 0,7 inci, cukup membuat Macbook pun melirik dengan cemburu. Layarnya bisa dibuka 180 derajat—jadi cocok buat kamu yang suka pamer presentasi sambil ngeteh di coworking space.
Bahannya memang plastik, tapi plastik yang tidak licin. Ada tekstur yang bikin kesan “serius” lebih menonjol. Touchpad-nya berbeda, seolah bilang: “Saya bukan laptop biasa, bro.”
Port Lengkap
Laptop ini dilengkapi dengan USB-C 3.2 Gen 2, HDMI, USB-A 3.2, jack audio combo, bahkan RJ45 dan Kensington lock.
Seolah ASUS berkata, “Kamu kerja di kantor modern? Bisa. Kantor pemerintahan? Bisa. Mau dibawa traveling? Bisa. Mau dikunci di meja kerja biar nggak diembat maling? Bisa juga.”
Visual dan Kenyamanan Mengetik: Dua Hal yang Sering Diabaikan
Layar IPS 14 inci dengan anti-silau dan 300 nits brightness: cukup terang untuk rapat outdoor, cukup lembut untuk mata sensitif akibat terlalu sering stalking mantan di malam hari.
Keyboard-nya tipis dan empuk. Enak buat ngetik. Enak juga buat ngetik panjang di Google Docs.
Performa? Bisa Dibilang Bukan Kaleng-kaleng
Dibekali prosesor Intel Core i5 Generasi ke-13 dan RAM 8 GB (yang bisa di-upgrade hingga 32 GB).
Untuk multitasking, edit ringan, dan kerja-kerja berbasis AI, ini lebih dari cukup. Kalau hidupmu adalah spreadsheet dan rapat Zoom, laptop ini siap jadi co-founder kamu.
Dan soal AI? Ini laptop bukan cuma paham istilah itu, tapi sudah dekat banget. Fitur seperti AI Meeting Minute, AI Subtitle, noise reduction, sampai AI camera yang bisa blur-in background, semua sudah siap digunakan.
Keamanan
Ini yang bikin ASUS ExpertBook B1402 terasa serius: TPM 2.0. Chip keamanan yang membuat data penting kamu tetap aman meskipun laptop dicuri.
Misalnya, kamu pakai BitLocker. Data kamu akan tetap terkunci tanpa kunci enkripsi dari chip ini. Jadi hacker? Cuma bisa gigit jari.
Tambahkan juga IR camera dengan Windows Hello dan physical shutter. Login cepat dengan wajah, tapi tetap bisa ditutup fisik kalau kamu paranoid seperti saya. Plus, ada fingerprint di touchpad. Praktis, aman, dan cepat.
Baterai Tahan Lama, Garansi Menyentuh Hati
16 jam pemakaian. Charging cuma satu jam. Bahkan ada garansi resmi 3 tahun (termasuk baterai dan charger), plus 1 tahun untuk kerusakan tak disengaja.
Cocok buat kamu yang sering ‘accidentally’ nabrak meja atau menjatuhkan laptop saat ngopi.
Lebih dari Sekadar Laptop Kerja
Menariknya, ASUS ExpertBook B1402 bukan cuma soal performa dan fitur. Ada semacam nilai tambah yang tak kasat mata tapi terasa penting: laptop ini sudah memenuhi standar TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebesar 40,71%.
Artinya apa? Artinya sebagian besar komponen dan proses produksinya melibatkan pihak lokal.
Jadi setiap kali kamu mengetik proposal, presentasi, atau invoice di laptop ini, secara tidak langsung kamu juga sedang mendukung industri dalam negeri.
Bukan cuma beli, pakai, buang—tapi ada kontribusi ekonomi nasional yang ikut mengalir. Subtil, tapi elegan.
Kesimpulan
ASUS ExpertBook B1402 adalah gabungan yang pas antara estetika minimalis, performa maksimal, dan keamanan maksimalis.
Ringkas, tangguh, cerdas. Cocok untuk kamu yang hidup dari efisiensi dan ingin tetap relevan di tengah hiruk-pikuk dunia kerja digital.
Kalau masih mikir dua kali untuk upgrade ke ini… mungkin kamu harus mikir tiga kali.

Posting Komentar